TNI Hadir Nyata di Bumi Maluku”!! 20 Jembatan, 37 Sumur Bor, hingga Layanan Kesehatan Massal Rampung di Bawah Komando Dandim 1506/Namlea”!!

oleh -100 Dilihat
oleh

NAMLEA – Radarnasionalnews.com –  Upacara penutupan program “Bakti TNI AD Untuk Rakyat” Tahun 2026 yang dipusatkan di Desa Parbulu Unit-17, Kecamatan Waelata, pada Sabtu, 29 Agustus 2026, menjadi saksi nyata dedikasi militer dalam membangun kesejahteraan masyarakat dari akar rumput.

Di bawah komando Komandan Kodim (Dandim) 1506/Namlea, Letkol Inf. Heribertus Purwanto, S.I.P., M.I.P., laporan hasil gemilang dari program lintas wilayah ini resmi disampaikan kepada Pangdam XV/Pattimura.

Mengusung tema “Bakti TNI AD Untuk Rakyat Dalam Rangka Menguatkan Ketahanan Wilayah di Provinsi Maluku”, program strategis ini sukses dieksekusi sejak tahap perencanaan pada Mei hingga penutupan di awal September 2026.

Kolaborasi erat antara 426 personel gabungan—mulai dari Kodam XV/Pattimura, Korem 151/Binaiya, Kodim 1506/Namlea, Yonif TP 821/SB—bersama masyarakat setempat berhasil merampungkan pembangunan infrastruktur fisik dan sosial yang langsung menyentuh hajat hidup orang banyak.

Capaian fisik yang ditorehkan dalam bakti sosial skala besar ini tergolong masif dan solutif bagi tantangan geografis Maluku”!!

Infrastruktur Transportasi & Air Bersih: Berhasil dibangun 20 titik jembatan baru, 37 titik sumur bor untuk mengatasi krisis air, perbaikan 3 lokasi jalan strategis, serta normalisasi 5 lokasi saluran irigasi.

Fasilitas Publik & Hunian Sebanyak 4 unit tempat ibadah dan 4 unit sekolah direhabilitasi, disusul pembangunan 20 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga kurang mampu, serta 10 unit fasilitas MCK dan pembersihan lingkungan di 13 lokasi berbeda.

Selain pembangunan fisik yang mengubah wajah kawasan pedesaan, sentuhan kemanusiaan non-fisik juga diserbu ribuan warga. Tercatat sebanyak 500 warga menerima pengobatan gratis, 500 paket sembako disalurkan, khitanan massal diikuti 100 anak, aksi donor darah melibatkan 100 pendonor, serta pembekalan Wawasan Kebangsaan (Wasbang KKRI) kepada 100 peserta guna memperkokoh nasionalisme di wilayah Maluku.

Keberhasilan merangkkai pembangunan fisik dan pemberdayaan sosial ini tidak hanya mempercepat roda perekonomian daerah, tetapi juga semakin memperkuat stabilitas wilayah serta kemanunggalan antara TNI dan rakyat di bumi Maluku.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.