KECAM KERAS! Panitia Musda Pemuda Muhammadiyah Buru Bongkar “Ketua Gadungan”, Pejabat Daerah Diminta Waspada.”!!

oleh -438 Dilihat
oleh

Namlea – Radarnasionanews.com –
Suhu politik di internal Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Buru memanas menjelang Musyawarah Daerah (Musda).

Panitia Musda Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Buru secara resmi mengeluarkan pernyataan keras dan membantah klaim sepihak yang dilakukan oleh saudara Ilham Souwakil dan Irfan Asri Fua.”!!

Panitia menegaskan bahwa narasi yang dibangun kedua oknum tersebut di ruang publik yang mengaku-ngaku sebagai Ketua dan Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Buru
adalah KEBOHONGAN BESAR dan penyesatan informasi…!!

.” Bantahan Keras: “Jangan Jadi Benalu Organisasi!”

Melalui via WhatsApp yang diterima redaksi ini , Panitia Musda menyatakan kegeraman mereka terhadap beredarnya flayer-flayer di media sosial yang memampang wajah Ilham Souwakil dan Irfan Asri Fua dengan atribut pimpinan daerah.”!!

“Kami tegaskan dengan sangat keras, Ilham Souwakil dan Irfan Asri Fua BUKAN Ketua dan Sekretaris Pemuda muhammadiyah Kabupaten Buru.”!!

Musda baru akan dilaksanakan pada tanggal 10 Mei 2026 mendatang. Lantas, atas dasar apa mereka berani menjual nama organisasi secara ilegal ke publik?” tegas Panitia Musda.

Peringatan Darurat untuk Forkopimda Kabupaten Buru Tak main-main, Panitia Musda juga mengeluarkan maklumat dan imbauan kepada seluruh elemen pemerintahan di Kabupaten Buru agar tidak terjebak dalam permainan oknum yang tidak bertanggung jawab ini..!!

Pihak panitia meminta secara terbuka kepada: Bupati dan Wakil Bupati Buru Sekretaris Daerah (Sekda) Buru Ketua DPRD Kabupaten Buru.Dandim 1506/Namlea.Kapolres Kabupaten Buru
Agar TIDAK MELAYANI segala bentuk komunikasi, telepon, maupun upaya silaturahmi yang mengatasnamakan Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Buru jika dilakukan oleh kedua orang tersebut.

“Musda Adalah Jalur Sah, Bukan Klaim Murahan”

Panitia menegaskan bahwa siapa pun yang akan memimpin Pemuda Muhammadiyah harus melalui mekanisme konstitusi organisasi yang sah dalam Musda tanggal 10 Mei nanti.

Segala bentuk manuver yang mencoba “mengkudeta” opini publik sebelum forum resmi dimulai dianggap sebagai tindakan yang merusak marwah organisasi.

“Kami minta publik dan para pejabat jangan terkecoh. Status mereka ilegal!

Pemuda Muhammadiyah adalah organisasi besar yang punya aturan, bukan tempat untuk mencari panggung dengan cara-cara murahan,”

tutup pernyataan tersebut disampaikan dengan nada tajam.oleh penitia musda Pemuda muhammadiyah kabupaten Buru (Tim – 01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.