Namlea – Radarnasionalmews.com – 3 Mei 2026 – Genderang perang terhadap aktivitas tambang ilegal di Gunung Botak kembali ditabuh kencang.!!
Hari ini, Minggu (3/5), Komandan Korem (Danrem) 151/Binaiya, Brigjen TNI Raffles Manurung, S.I.P., melakukan inspeksi mendadak (Sidak) sekaligus peninjauan langsung ke jantung pertahanan Satgas Pengamanan di wilayah tambang Gunung Botak.”!!
Didampingi langsung oleh Dandim 1506/Namlea, Letkol Inf. Heribertus Purwanto, S.I.P., M.I.P., kehadiran jenderal bintang satu ini menjadi sinyal peringatan keras bagi para mafia tambang yang masih mencoba bermain di wilayah tersebut. Keamanan Harga Mati: 24 Jam Tanpa Celah.!!
Dalam peninjauan tersebut, Danrem menegaskan bahwa stabilitas keamanan di Gunung Botak tidak bisa ditawar-tawar. Ia memastikan bahwa seluruh personel pengamanan telah berada dalam posisi siap siaga 1×24 jam untuk memutus mata rantai penambangan ilegal yang merusak lingkungan dan merugikan negara.
”Kami di sini untuk memastikan kondisi benar-benar aman dan stabil. Tidak ada ruang bagi mafia tambang ilegal untuk bernafas di wilayah ini,” tegas Brigjen TNI Raffles Manurung di sela-sela kegiatannya.
Kekuatan pengamanan yang dikerahkan tidak main-main. Di bawah komando wilayah Kodim 1506/Namlea, tim gabungan yang terdiri dari:
Yonif Raider 733/Masariku (Pasukan Elit)
Yonif TP. 821/Satria Bupolo.”Kodim 1506/Namlea.” Satpol PP Kabupaten Buru
Semua unsur ini telah membentuk pagar betis yang rapat untuk melakukan penertiban menyeluruh.
Bukan Sekadar Perintah, Danrem Ikut “Bersih-bersih” Ada pemandangan menarik sekaligus menjadi tamparan bagi para pelanggar aturan. Brigjen TNI Raffles Manurung dan Letkol Inf. Heribertus Purwanto tidak hanya berdiri memberikan instruksi, tetapi juga turun tangan langsung membantu anggota Satgas melakukan pembersihan di area tambang.
Aksi ini membuktikan komitmen total pimpinan TNI di Maluku untuk mengembalikan marwah Gunung Botak yang bersih dari aktivitas ilegal. Operasi penyisiran dan pembersihan lokasi (penertiban) dilakukan dengan intensitas tinggi, memastikan tidak ada lagi infrastruktur tambang ilegal yang tersisa.
Gunung Botak kini dalam pengawasan ketat. Siapapun yang berani melanggar, dipastikan akan berhadapan langsung dengan laras baja Satgas Gabungan TNI dan Pemerintah Daerah.( Tim – 01)








