HEBOH! Pertemuan Batbual Tanimbar dan Keluarga Maluku Tenggara Dalam bingkai Persaudaraan Tak Ada Duanya.

oleh -624 Dilihat
oleh

Namlea – Radarnasionalnews.com
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Anak Muda Kepulauan Evav (AMKEI) Indonesia Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, secara resmi mengundang dan menjamu keluarga besar Tanimbar di Sekretariat DPD AMKEI, Jl. Raya Nametek Kei, Dusun Rete, Desa Namlea, pada Sabtu, 22 November 2025.

Pertemuan ini diprakarsai oleh Ketua DPD AMKEI, Kahar Balubun, dengan tujuan utama mempererat tali persaudaraan antara komunitas Maluku Tenggara yang diwakilinya dengan keluarga besar Batbual dari Tanimbar.

Dalam sambutannya, Kahar Balubun menyampaikan rasa bahagia atas kehadiran keluarga Batbual. ”

Pertemuan pada hari ini guna untuk mempererat tali persaudaraan,” tegas Kahar.Ia menambahkan, kehadiran keluarga Batbual bukan hanya sekadar silaturahmi biasa, melainkan juga penegasan kembali ikatan batin yang telah lama terpisah.

Sambil menyampaikan permohonan maaf atas segala keterbatasan dalam penyambutan, Kahar menyatakan mewakili seluruh keluarga besar Maluku Tenggara yang berada di Kabupaten Buru.

Momen paling mengharukan disampaikan oleh Baharudin Besan, tokoh adat yang turut hadir. Ia mengisahkan sejarah panjang Batbual-Latbual yang terpisah dan baru bisa bertemu kembali setelah melewati sembilan Nasse atau sembilan generasi.

Sambutan penuh rasa terima kasih juga disampaikan oleh Aris Latbual, yang menjabat sebagai Matle Lua (Kepala Suku Latbual/Waelua). Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada keluarga besar AMKEI Buru yang telah menerima kehadiran Keluarga Batbual-Latbual di sekretariat DPD AMKEI Kabupaten Buru.

Pertemuan ini menegaskan bahwa kehadiran Keluarga Batbual dari Tanimbar ke Sekretariat DPD AMKEI Buru merupakan wujud nyata dari upaya memperkuat kembali akar kekeluargaan dengan sanak saudara dari Maluku Tenggara.

Dalam acara jamuan makan malam ini disaksikan oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kahar Balubun, Koordinator AMKEI Maluku-Papua M. Faisal Seknun, Dewan Adriono Latbual, S.H dan istri, para sesepuh Maluku Tenggara, serta para tokoh adat, masyarakat, dan pemuda setempat.

Silaturahmi dan penjamuan ini menjadi simbol kuat bahwa meski terpisah jarak dan waktu selama beberapa generasi, semangat persaudaraan Maluku Tenggara dan Tanimbar tetap tak terpisahkan.(Kamel Definubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.