Ganyang Mafia Tambang! Pemuda dan Masyarakat Adat Buru Pasang Badan Dukung TNI Sapu Bersih Gunung Botak..!!

oleh -293 Dilihat
oleh

Namlea – Radarnasionanews.com – Genderang perang terhadap mafia tambang ilegal di Bumi Bupolo resmi ditabuh.

Bukan sekadar isapan jempol, langkah berani TNI melakukan penyisiran dan pengosongan di kawasan Gunung Botak mendapat dukungan “harga mati” dari masyarakat adat, tokoh lokal, hingga garda terdepan pemuda adat Buru.

Langkah ini dinilai sebagai titik balik untuk merebut kembali hak rakyat yang selama ini dijarah oleh para mafia yang berlindung di balik bayang-bayang kekuasaan ilegal.

.”Pembersihan Total: Titah Negara di Tangan TNI.”!!

Operasi besar-besaran ini bukan tanpa dasar. TNI bergerak membawa mandat suci negara melalui Surat Perintah Nomor: Sprin/856/2026 dan Keputusan Gubernur Maluku Nomor 2394, sebagai tindak lanjut atas rekomendasi kunjungan kerja Kasum TNI selaku Kepala Satgas PKH pada tanggal 13 S/D 15 April 2026.

Selama 14 hari, terhitung sejak 27 April hingga 10 Mei 2026, wilayah Gunung Botak akan disterilkan. Tak ada kompromi. Tak ada negosiasi bagi mereka yang merusak tatanan adat dan lingkungan demi pundi-pundi pribadi.”!!

.” Melawan “Serigala Berbulu Domba”: Mafia Asing Berkedok Perusahaan.”!!

Suara lantang datang dari perwakilan pemuda adat Buru. Mereka menegaskan bahwa dukungan penuh terhadap TNI bukan sekadar mendukung pengosongan, melainkan upaya proteksi kekayaan negara dari cengkeraman investor asing yang menggunakan “tangan kanan” oknum-oknum tak bertanggung jawab.”!!

“Kami mencium aroma busuk kerja sama antara mafia asing berkedok perusahaan dengan oknum lokal yang ingin menjual lahan adat kami.”!!

Langkah TNI menata ulang tambang ini adalah benteng terakhir pelindung tambang rakyat!” tegas salah satu tokoh pemuda adat.!!

.”Mengapa Dukungan Ini Begitu Tajam?

Ada beberapa poin krusial yang membuat masyarakat adat berdiri kokoh di belakang TNI: demi Kedaulatan Lahan Adat.”!!

Masyarakat menolak keras lahan mereka “dikerok” oleh investor asing yang hanya menyisakan kerusakan lingkungan bagi anak cucu.”!!

Perang Terhadap Mafia: Penertiban ini adalah sinyal jelas bahwa Gunung Botak bukan “tanah tak bertuan” yang bisa dikuasai sindikat ilegal.”!!

Kepentingan Rakyat di Atas Segalanya: Penataan ulang diharapkan mampu mengembalikan pengelolaan tambang ke tangan rakyat, bukan ke kantong para pemodal gelap.”!!

Harapan Baru di Balik Pengosongan yang berlangsung hingga 10 Mei mendatang ini adalah babak baru bagi Kabupaten Buru.”

Masyarakat berharap, setelah “pembersihan” ini selesai, tidak ada lagi ruang bagi mafia untuk kembali.”

TNI tidak berjuang sendirian. Rakyat dan pemuda adat Buru kini berdiri di depan pintu masuk Gunung Botak, mengawal setiap jengkal tanah mereka dari penjarahan.

Siapa pun yang berani mencoba mengintervensi langkah penertiban ini, akan berhadapan langsung dengan kekuatan hukum negara dan amarah masyarakat adat.

Gunung Botak harus kembali ke pelukan rakyat. Hidup TNI! Hidup Rakyat Buru..!! (Tim – 01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.