Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara, Pada Pilkada Serentak Tahun 2024

oleh -3537 Dilihat
oleh

Namrole – RadarNasionalNews.Com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bursel menggelar Acara Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan wakil Bupati Tahun 2024

Acara tersebut berlangsung di Desa Waly, kecamatan Namrole kab Bursel,Minggu 17-11- 2024

Hadir dalam kesempatan ini, Ketua KPU Bursel Husni Hehanussa dan Anggotanya, Ketua Bawaslu Bursel Robo Suwakil, Kepala Kesbangpol kab Bursel Risno Taweri, Kapolres Bursel, AkBP. M. Agung Gumilar
Bersama jajarannya, tokoh adat tokoh masyarakat dan tokoh agama maupun tamu undangan lainnya,

Dalam sambutan ketua KPU Bursel Hehanussa mengatakan bahwa simuliasi ini merupakan simulasi pertama dari beberapa simulasi yang akan dilakukan KPU menghadapi Pilkada Serentak pada tahun 2024, 27 November mendatang.

Menurut Hehanussa simulasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya KPU untuk mencari hal yang paling ideal, berangkat dari pengalaman pengelolaan Pemilu 2024 dan Pilkada terakhir 2020. Idealitas-idealitas KPU terkait penyelenggaraan pemilu, terutama teknis penyelenggaraan di tingkat TPS yang baik, efektif, efisien dan tidak terlalu melelahkan semua pihak.

“KPU dalam hal ini sebagai regulator, KPU bertanggung jawab menyiapkan teknis penyelenggaraan, agar jajaran adhoc di tingkat TPS dalam melaksanakan tugas tidak terlalu berat, lebih simpel, dan lebih sederhana. Kami tentunya ingin pilkada serentak berjalan lancar,” aman dan damai

Lanjut Hehanussa, simulasi ini juga untuk memastikan 510 pemilih TPS 1 Desa bisa berjalan dengan baik, selain itu untuk penyederhanan penghitungan suara.

“Atas nama KPU Bursel mengucapkan terima kasih setinggi tingginya kepada semua jajaran baik di lingkungan KPU, PPK, para petugas, para pemilih yang sudah menjadi pihak yang terlibat dalam simulasi ini semoga apa yang dilakukan dapat bermanfaat dan berguna untuk keberlangsungan Pilkada 2024″, ujar Hehanussa.

Sementara itu di depan awak media Hehanussa juga menjelaskan simulasi ini bertujuan untuk mengukur efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pemungutan suara, sampai sejauh mana tingkat akurasi petugas KPPS dalam mengadministrasikan hasil pemungutan suara.

Simulasi ini adalah simulasi pertama, karena saat ini KPU memang sedang melakukan proses legal drafting mengenai rancangan peraturan KPU tentang pemungutan penghitungan suara, maka KPU butuh untuk mengukur efektivitas, efisiensi, dan akurasi mengenai prosesnya dalam Pemilu serentak 2024.(MG08)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.