Misi Nyata Selamatkan Bumi Buru! Kapolres dan Forkopimda Gercep Turun Gunung Gempur Tambang Ilegal”!!

oleh -77 Dilihat
oleh

Namlea-Radarnasionalnews.com –
Ada yang membara di balik lebatnya hutan Pulau Buru Di saat ancaman kerusakan alam kian di depan mata, jajaran Polres Buru bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Buru tidak tinggal diam.

Bergerak cepat (gercep) dan tanpa kompromi, mereka memimpin langsung operasi peninjauan lapangan ke jantung Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Gunung Nona, Desa Wapsalit, Kecamatan Lolong Guba, pada Senin (26/10/2026).

Langkah tegas ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir, Bersatu padu dengan melibatkan unsur Pemerintah Daerah, TNI, Polri, Kejaksaan, hingga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), barisan pimpinan daerah ini menunjukkan keseriusan penuh untuk menghentikan laju perusakan lingkungan sekaligus melindungi keselamatan warga dari ancaman bencana.

🚁 Jejak Hitam di Balik Hutan”!!
Temuan Mengejutkan di Lapangan!
Dipimpin langsung oleh Bupati Buru Ikram Umasugi, S.E. bersama Kapolres Buru AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M., rombongan gabungan menyusuri medan berat demi melihat kondisi riil di titik-titik rawan. Hasilnya Cukup mencengangkan”!!

Di sepanjang aliran Sungai Wamkedan, petugas masih mendapati aktivitas penambangan manual menggunakan peralatan tradisional seperti linggis, sekop, dulang, hingga karpet penyaring emas.

Namun, bukan hanya itu yang meresahkan. Meskipun saat kedatangan rombongan tidak ada excavator yang beroperasi, jejak kerusakan masif terpampang nyata:

Luka Menganga di Alam”!! Gundukan tanah merah, lubang galian yang sangat dalam, serta jalur lintasan berat membuktikan ganasnya eksploitasi sebelumnya.

Kamera Langit Berbicara (Drone) Melalui pemantauan udara menggunakan drone milik Pemkab Buru, sebuah alat berat tertangkap basah terparkir rapi bersembunyi di balik semak-semak lebat hutan.

Pemiliknya kini dalam radar penelusuran ketat pihak berwajib!

Ancaman Bahan Berbahaya”!! Ditemukannya satu unit tromol (gelundung) pengolahan emas di hulu sungai memicu alarm bahaya.

Penggunaan bahan kimia beracun seperti merkuri dikhawatirkan sudah mencemari ekosistem dan mengancam kesehatan masyarakat luas.

🔥 “Tidak Ada Ruang untuk Perusakan Lingkungan!”

Melihat langsung kondisi di lapangan, Bupati Buru Ikram Umasugi mengeluarkan instruksi keras. Ia menegaskan bahwa penertiban tidak boleh setengah-setengah atau hanya menyasar titik yang tampak dari jalur utama.

“Penertiban harus menyasar hingga ke sudut-sudut perbukitan, lokasi perendaman, dan seluruh titik tersembunyi yang berpotensi menjadi pusat aktivitas ilegal,” tegas Bupati dengan nada penuh penekanan.

Ia juga mengingatkan ancaman nyata di depan mata,Banjir bandang, longsor, dan krisis ekologis mengintai kapan saja, terutama saat curah hujan meningkat.

🛡️ Sinergi Tanpa Batas: Komitmen Harga Mati Polres Buru & Forkopimda”!!

Di garda terdepan penegakan hukum dan keamanan, Kapolres Buru AKBP Andi Zulkifli menegaskan bahwa sinergi lintas sektor adalah kunci utama.

Penanganan PETI tidak boleh bersifat seremonial belaka, melainkan harus berkelanjutan, mendalam, dan menjangkau akar persoalan agar para pelaku dapat di jera”!!

“Polres Buru bersama seluruh unsur Forkopimda berkomitmen penuh untuk mengambil langkah tegas sesuai kewenangan masing-masing,Ini bukan sekadar menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, tapi juga menyelamatkan masa depan bumi Buru dan keselamatan generasi kita,” ujar AKBP Andi Zulkifli penuh wibawa.

Operasi peninjauan ini diharapkan menjadi titik balik (turning point) untuk memperketat pengawasan kawasan Gunung Nona.

Dengan komitmen baja dari aparat keamanan dan pemerintah daerah, alam Buru diselamatkan, dan masyarakat dilindungi dari bahaya yang mengancam.

Bumi Buru bangkit! Hukum ditegakkan, kelestarian alam diselamatkan! 🌍✨(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.