Misi Kemanusiaan Tuntas! Pangdam XV/Pattimura Mayjen Dody Triwinarto Tutup Resmi Bakti TNI AD untuk Rakyat di Bumi Bupolo”!!

oleh -289 Dilihat
oleh

Namlea – Radarnasionalnews.com –
Denyut nadi pembangunan di wilayah Maluku kembali berdegup kencang. Di bawah terik matahari pagi di Lapangan Bola Parbulu, Kabupaten Buru, Sabtu (29/8/2026), Panglima Kodam XV/Pattimura, Mayor Jenderal TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., secara resmi menutup rangkaian program akbar Bakti TNI AD Untuk Rakyat.

Upacara yang berlangsung khidmat pada pukul 09.00 WIT ini menjadi tonggak sejarah baru sinergi antara militer, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam merajut asa serta membuka isolasi perekonomian di wilayah-wilayah terpencil Maluku.

Hadir mendampingi Pangdam dalam momen bersejarah tersebut jajaran petinggi militer dan sipil tier-1, di antaranya Danrem 151/Binaiya, Aster Kasdam XV/Pattimura, Sekda Provinsi Maluku, Kadis PU Provinsi Maluku, Bupati Buru bersama Bupati Buru Selatan, pimpinan DPRD dari kedua kabupaten, Kapolres Buru dan Buru Selatan, hingga jajaran Kejaksaan Negeri setempat.

Kehadiran para pimpinan daerah ini menyiratkan satu pesan kuat: pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan rakyat adalah kerja kolosal yang tidak bisa ditawar.
Dalam amanatnya yang membakar semangat, Mayjen TNI Dody Triwinarto menegaskan bahwa program Bakti TNI AD Untuk Rakyat bukan sekadar kegiatan fisik semata, melainkan manifestasi jiwa korsa dan pengabdian tanpa batas TNI untuk meringankan beban pemerintah daerah dalam mempercepat roda perekonomian rakyat.

“Selama pelaksanaan kegiatan ini, kita telah menyaksikan gotong royong yang luar biasa antara prajurit TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan seluruh lapisan masyarakat. Kebersamaan ini adalah modal utama bangsa kita dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan,” ujar perwira tinggi bintang dua berjiwa korsa kental tersebut di hadapan ratusan peserta upacara.

Lebih lanjut, Jenderal TNI yang dikenal dekat dengan rakyat ini menitipkan tiga pesan penting kepada masyarakat Kabupaten Buru dan Buru Selatan sebelum menutup program secara resmi:
Pelihara Hasil Pembangunan: Seluruh fasilitas fisik yang telah dibangun dengan keringat bersama harus dijaga dan dirawat agar manfaatnya dapat dinikmati generasi mendatang dalam jangka panjang.

Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat: Jadikan momentum ini sebagai perekat silaturahim dan penjaga api semangat gotong royong yang menjadi identitas luhur bangsa Indonesia.
Apresiasi Tertinggi: Penghargaan setinggi-tingginya diberikan kepada seluruh prajurit di lapangan, unsur kepolisian, pemerintah daerah, relawan, dan rakyat yang bahu-membahu menyukseskan misi ini dengan aman, tertib, dan lancar.

Puncak acara ditandai dengan pernyataan resmi penutupan oleh Pangdam XV/Pattimura, yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh tamu undangan dan peserta upacara.

Menutup amanatnya, Mayjen Dody mengorbankan semangat khas Maluku yang menyengat di dada setiap prajurit dan hadirin:
“Lawanena Haulala, Maju Terus Pantang Mundur!”

Dengan tuntasnya program ini, lembaran baru kesejahteraan kini terbuka lebar bagi masyarakat Buru dan Buru Selatan. Dari jantung Pulau Buru, TNI sekali lagi membuktikan bahwa darma bakti mereka senantiasa berdenyut seirama dengan detak jantung rakyat Indonesia.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.