Membangun Asa di Desa Parbulu: TNI dan Warga Bersatu Wujudkan Hunian Layak bagi Sesama”!!

oleh -226 Dilihat
oleh

Namlea – Radarnasionalnews.com –
Di balik teriknya matahari Desa Parbulu, Kecamatan Waelata, semangat gotong royong justru membara lebih hebat. Minggu (05/07/2026),

sebuah pemandangan mengharukan tersaji di lokasi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang kini tengah disulap menjadi hunian impian bagi warga setempat.

Aksi ini merupakan bagian dari Karya Bakti Skala Besar Kodam XV/Pattimura, sebuah misi mulia TNI AD untuk memastikan setiap masyarakat mendapatkan hak atas tempat tinggal yang layak dan sehat.

Fondasi yang Kuat, Semangat yang Lebih Kuat”!! Tugas tak hanya sekadar membangun dinding, namun memastikan setiap jengkal bangunan memiliki ketahanan jangka panjang. Serda Yusrin, Babinsa Desa Parbulu yang berada di garda terdepan, turun langsung memimpin jalannya pembangunan.
Hari ini,

progres pembangunan memasuki fase krusial. Suara dentuman alat kerja bersahutan dengan gelak tawa warga saat mereka bahu-membahu memasang bowplank dan menggali fondasi. Setiap inci tanah yang digali bukan sekadar lubang fondasi, melainkan harapan baru yang sedang ditanam untuk keluarga penerima manfaat.

Simbol Kemanunggalan: Ketika Seragam dan Rakyat Menyatu
Lokasi pembangunan menjadi saksi bisu betapa kuatnya ikatan batin antara TNI dan rakyat.

Kehadiran Serda Yusrin bersama Serda Suhardi (Babinsa Desa Debowae), didampingi oleh Ketua RT 02 Bapak Atem, serta puluhan warga Desa Parbulu, membuktikan bahwa perbedaan latar belakang lebur dalam semangat solidaritas.
Tak ada sekat antara prajurit dan warga.

Sebanyak 30 warga setempat tampak begitu antusias, bekerja berdampingan dengan anggota Satgas, membuktikan bahwa semangat gotong royong—budaya luhur bangsa—masih berdetak kencang di Desa Parbulu.

Suara Hati Sang Penerima Manfaat
Di sela-sela debu konstruksi, Bapak Atem, Ketua RT 02, mengungkapkan rasa harunya melihat rumah warga yang dulunya memprihatinkan kini mulai berdiri kokoh.

“Jujur, kami tidak menyangka bantuan ini datang secepat ini. Melihat Pak Babinsa dan bapak-bapak TNI tidak ragu ikut berkotor-kotoran mengangkat kayu dan semen bersama kami, itu sesuatu yang sangat luar biasa. Ini bukan lagi soal rumah, tapi soal perhatian mereka yang membuat kami merasa tidak sendirian,” ujar Bapak Atem dengan mata berkaca-kaca.

Lebih dari Sekadar Bangunan
Bagi Serda Yusrin, kehadiran TNI di lokasi ini melampaui tugas administratif monitoring.
“Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan mimpi warga memiliki rumah layak dapat terwujud dengan aman, tepat waktu, dan berkualitas. Namun, lebih dari itu, kami ingin menyalakan kembali api semangat gotong royong yang menjadi kekuatan utama kita sebagai bangsa,” ujar Serda Yusrin di sela-sela kegiatannya.

Proyek RTLH ini bukan sekadar tumpukan batu bata dan semen. Ini adalah monumen kepedulian yang dibangun oleh tangan-tangan yang tulus. Dengan kolaborasi yang solid antara Kodam XV/Pattimura dan masyarakat, Desa Parbulu kini sedang menapaki langkah nyata menuju kehidupan yang lebih sejahtera dan bermartabat.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.