Namrole-Radarnasionalnews.com – Upaya Pemerintah Kabupaten Buru Selatan (Bursel) Melalui Dinas Pendidikan, sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) baru resmi dibuka di Kecamatan Waesama, menjawab kebutuhan mendesak warga Dusun Waesoar dan sekitarnya.
Sekolah yang diberi nama SMP Negeri 10 Waesama ini berlokasi strategis di Dusun Waesoar, Desa Waelikut. Pembukaan sekolah ini merupakan solusi atas persoalan akses pendidikan yang selama ini membebani lulusan SD di wilayah tersebut. Sebelumnya, para siswa harus menempuh jarak yang sangat jauh, bahkan hingga ke Namrole atau ke desa induk Waelikut, hanya untuk melanjutkan ke jenjang SMP.
Pembukaan sekolah baru ini, yang efektif mulai Tahun Ajaran 2025-2026, diharapkan dapat memperpendek rentang kendali pelayanan pendidikan secara signifikan.
Meskipun baru dibuka dengan jumlah awal yang masih terbatas, yakni 5 orang siswa dan didukung oleh 6 orang guru profesional, semangat belajar di Waesoar tak surut. Untuk sementara, kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di ruang bekas pos aparat keamanan BKO, sambil menunggu realisasi pembangunan fisik.
Kepala Dinas Pendidikan Bursel mumin Tomnusa menyatakan bahwa masalah hibah lahan telah selesai, dan kini fokus utama adalah pengusulan pembangunan gedung sekolah atau Ruang Kelas Baru (RKB) pada tahun depan.
“Proses ini memang tidak mudah, tetapi yang terpenting, sekolah sudah dibuka dan terdaftar di Dapodik, menjamin hak pendidikan anak-anak kita,” ujarnya
SMP Negeri 10 yang berada di Dusin Waesoar kecamatan Waesama akan menjadi tumpuan bagi lulusan SD dari Dusun Waesoar dan Dusun Manggadua. Untuk melanjutkan pendidikannya lebih kejenjang lebih tinggi lagi.,
SMP Negeri 10 Waesama Resmi Beroperasi, Semangat Pendidikan di Pelosok Dusun Waesoar Desa Waelikut, Kecamatan waesama menjadi Sebuah kisah inspiratif Yang luar biasa.”
Dengan Kehadiran SMP Negeri 10 Waesama, meski dengan fasilitas sementara, menjadi bukti nyata bahwa semangat untuk menjamin setiap anak Bursel mendapatkan pendidikan yang layak.(MG-01)






