Darah, Keringat, dan Loyalitas 28 Personel Polres Buru Terima Mandat Kehormatan Presiden!

oleh -267 Dilihat
oleh

Namlea  – Radarnasionalnews.com –    dibawah langit Buru yang sakral, Kamis pagi (29/01/2026), lapangan apel Polres Buru bukan sekadar menjadi saksi baris-berbaris rutin. Pukul 08.10 WIT, suasana berubah khidmat dan “dingin” saat negara memanggil 28 ksatria Bhayangkara untuk menerima pengakuan tertinggi atas napas panjang pengabdian mereka.

Bukan sekadar seremonial, ini adalah Satya Lencana Pengabdian—sebuah medali yang tidak bisa dibeli dengan materi, melainkan ditempa melalui integritas tanpa cela selama berpuluh-puluh tahun.
Satu Nama, Tiga Dekade Kesetiaan
Dari puluhan penerima, satu sosok menjadi sorotan tajam.

Berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor Kep/131/XII/2025, seorang personel Polres Buru dianugerahi Satya Lencana Pengabdian 32 Tahun.
Tiga puluh dua tahun. Itu bukan sekadar angka; itu adalah perjalanan melintasi zaman, membuktikan bahwa loyalitasnya lebih keras daripada batu karang.

Sementara itu, 27 personel lainnya menyusul dengan medali pengabdian 8 tahun, menandakan regenerasi integritas yang tetap terjaga di tubuh Polri.

Pesan Menohok Wakapolres: “Ini Bukan Sekadar Simbol!”
Wakapolres Buru, KOMPOL H. Akmil Djapa, S.Ag., yang berdiri tegak sebagai Inspektur Upacara, membacakan amanat Kapolres dengan nada yang tegas dan menggetarkan. Beliau menegaskan bahwa lencana di dada tersebut adalah beban moral yang berat.

“Penganugerahan ini adalah pengakuan negara atas kesetiaan yang tulus. Setiap fase pengabdian—dari semangat muda hingga puncak kematangan—harus menjadi cermin bagi generasi penerus. Jangan hanya jadi pajangan, jadilah teladan!” tegasnya di hadapan barisan pejabat utama dan pasukan Brimobda Maluku.

Refleksi Tajam bagi Institusi
Upacara singkat selama 30 menit ini mengirimkan pesan kuat ke publik

Polres Buru tidak main-main dalam menyaring SDM yang humanis namun tetap bertaji. Di balik situasi kondusif Kabupaten Buru, ada detak jantung para personel yang telah mewakafkan hidupnya demi keamanan masyarakat.

Inti dari seremoni ini jelasnya Negara Menghargai Tak ada keringat yang sia-sia bagi mereka yang setia pada sumpah.

Profesionalisme Harga Mati: Satya Lencana adalah standar baru bagi kinerja personel ke depan.
Polri Presisi: Komitmen pelayanan terbaik bukan sekadar jargon, tapi dibuktikan dengan rekam jejak tanpa cacat.( Tim -01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.