FITNAH MURAHAN! Redaksi Radarnasionalnews Kecam Berita Hoaks Terkait Satgas 733/Masariku di Gunung Botak”!!

oleh -160 Dilihat
oleh

Namlea – Radarnasionalnews.com –
Dunia pemberitaan Maluku mendadak gaduh dengan munculnya narasi sesat yang menyerang kehormatan institusi TNI, khususnya Satgas 733/Masariku.

Tuduhan keji yang menyebut adanya “pengkhianatan” dan “pembiaran” terhadap pemilik bak rendaman di kawasan Tanah Merah, Gunung Botak, dipastikan sebagai fakta palsu (Hoaks) dan fitnah tak berdasar.

Pimpinan Media Radarnasionalnews secara tegas membantah narasi tersebut dan menyatakan bahwa tudingan yang diarahkan kepada Danki Pos Tanah Merah adalah upaya pembunuhan karakter yang diduga ditunggangi oleh kepentingan tersembunyi oknum-oknum tertentu.

Hasil Investigasi: Tidak Ada Bak Rendaman Beroperasi!

Berdasarkan hasil investigasi mendalam tim lapangan Radarnasionalnews, fakta di lapangan berbicara sebaliknya. Tidak ditemukan satu pun aktivitas bak rendaman milik La Ose maupun Ari Sanana yang beroperasi di wilayah Tanah Merah.

“Tuduhan bahwa Satgas membiarkan bak rendaman beroperasi adalah halusinasi dan fitnah keji.

Kami telah mengecek langsung, kawasan tersebut steril dari aktivitas yang dituduhkan. Ini adalah kebohongan publik yang sengaja dikemas untuk memicu kegaduhan,” tegas pimpinan redaksi.

Diksi “Pengkhianatan” Adalah Sampah Jurnalistik”!!

Penyematan judul berita yang menggunakan kata “PENGKHIANATAN” dinilai sebagai diksi yang sangat tendensius, provokatif, dan jauh dari etika jurnalistik yang berimbang.

Narasi tersebut dianggap sengaja dibuat untuk membenturkan pimpinan TNI dengan prajuritnya di lapangan.

Pimpinan Radarnasionalnews meminta kepada Pangdam XV/Pattimura dan Danrem 151/Binaiya agar tidak terprovokasi oleh diksi-diksi sesat tersebut.

Satgas 733/Masariku hingga detik ini tetap tegak lurus menjalankan instruksi pimpinan dalam menjaga kedaulatan dan menertibkan kawasan Gunung Botak dari aktivitas ilegal.

Ada Kepentingan Terselubung di Balik Fitnah”!!

Kuat dugaan, serangan berita ini sengaja dilancarkan oleh oknum-oknum yang merasa kepentingannya terganggu oleh ketegasan Satgas 733/Masariku.

Menjadikan institusi TNI sebagai “tumbal” demi ambisi pribadi atau kelompok adalah tindakan pengecut yang tidak bisa ditoleransi.

Bantahan Pembiaran: Tidak ada keistimewaan bagi siapapun. Satgas 733/Masariku bertindak tegas terhadap seluruh pelaku PETI tanpa pandang bulu.

Bantahan Operasional: Isu bahwa bak rendaman La Ose dan Ari Sanana “berpesta” adalah karangan bebas. Hasil investigasi memastikan lokasi tersebut kosong dan tidak beroperasi.

Bantahan Insubordinasi: Danki Pos Tanah Merah menjalankan tugas sesuai SOP dan hierarki komando. Tidak ada pembangkangan terhadap Pangdam maupun Danrem.”!!

TNI Adalah Garda Terdepan, Jangan Mau Diadu Domba”!!
TNI adalah pelindung rakyat dan penjaga martabat Bumi Bupolo.

Menyerang Satgas dengan tuduhan “menjual perintah negara” tanpa bukti otentik adalah penghinaan terhadap setiap tetes keringat prajurit yang bertugas di medan sulit.”!!

“Jangan biarkan taring hukum tajam kepada penyebar fitnah! Kami mendesak pihak terkait untuk menelusuri motif di balik pemberitaan sesat ini. Siapa aktor intelektual yang ingin merusak citra Masariku di mata masyarakat Maluku?”

GUNUNG BOTAK BUTUH KONDUSIVITAS, BUKAN PROVOKASI MURAHAN! KAMI BERSAMA TNI”!! (Red-01/Investigasi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.