Waeapo – Radarnasionalnews.com –
Semangat pengabdian mahasiswa Universitas Iqra Buru (Uniqbu) Tahun Akademik 2025/2026 kembali menorehkan jejak positif.
Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), para mahasiswa berhasil merampungkan revitalisasi fasilitas publik berupa pembersihan kolam dan penataan taman di Desa Waekasar Kecamatan Waiapo.
Langkah ini bukan sekadar tugas akademik rutin, melainkan bukti nyata kontribusi intelektual muda dalam mempercantik infrastruktur desa sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan warga setempat.
Wujud Nyata Toleransi dan Gotong Royong!!
Ketua Koordinator Desa (Kordes) Waekasar, Saleh Belasa, dalam keterangannya menyampaikan bahwa fokus program fisik tahun ini sengaja diarahkan pada area publik untuk memberikan dampak yang langsung dirasakan oleh masyarakat.
“Pembersihan kolam dan penataan taman desa ini adalah bagian dari strategi kami untuk membangun kedekatan dengan warga.
Ini adalah bentuk transparansi dedikasi dan rasa toleransi kami terhadap kearifan lokal di Desa Waekasar dan Kecamatan Waiapo secara luas,” ujar Saleh dengan penuh semangat.
Ia menambahkan bahwa kekompakan tim mahasiswa menjadi kunci utama keberhasilan program ini.
Transformasi area yang sebelumnya kurang terawat kini menjadi ruang publik yang asri dan nyaman bagi masyarakat.
KKN: Jembatan Orientasi Sosial Mahasiswa!!
Senada dengan hal tersebut, Humas Kelompok KKN, Jhino Loilatu, menegaskan bahwa esensi dari KKN adalah sebuah keharusan yang tidak boleh diabaikan oleh setiap mahasiswa sebagai calon sarjana. Menurutnya, KKN merupakan “laboratorium sosial” yang sesungguhnya.
“Kuliah Kerja Nyata adalah progres krusial dari kampus agar kami tidak hanya jago dalam teori, tapi mampu berorientasi dan beradaptasi dengan masyarakat luar,” ungkap Jhino.
Lebih lanjut, Jhino menjelaskan bahwa program fisik ini merupakan bentuk ‘Cendera Mata Sosial’ dari para mahasiswa untuk desa yang telah menyambut mereka dengan hangat.
Adaptasi: Belajar memahami dinamika sosial masyarakat perdesaan.
Kontribusi: Meninggalkan jejak fisik yang bermanfaat bagi ekosistem desa.
Relasi: Membangun jejaring emosional antara dunia akademis dan realitas sosial.
Dampak Bagi Masyarakat!!
Kehadiran mahasiswa KKN Uniqbu di Desa Waekasar diharapkan dapat memicu semangat gotong royong yang lebih kuat di tengah masyarakat.
Dengan wajah baru taman dan kolam desa, Waekasar kini memiliki daya tarik visual yang mencerminkan desa yang bersih, sehat, dan tertata.
Aksi ini membuktikan bahwa mahasiswa bukan hanya datang untuk mengobservasi, tetapi hadir sebagai solusi dan mitra pembangunan bagi masyarakat di pelosok Kabupaten Buru.
(Redaksi Berita Kampus)







