TETESAN EMAS UNTUK KESEJAHTERAAN RAKYAT: GUBERNUR MALUKU RESMIKAN PERSIAPAN OPERASIONAL WPR GUNUNG BOTAK”!!

oleh -167 Dilihat
oleh

BURU, Radarnasionalnews.com –
Sejarah baru tertulis di tanah Bupolo hari ini. Selasa, 9 Juni 2026, suasana di kawasan Gunung Botak, Kabupaten Buru, dipenuhi semangat optimisme yang membuncah.

Gubernur Maluku, didampingi jajaran Forkopimda Provinsi Maluku serta Forkopimda Kabupaten Buru, secara resmi membuka agenda persiapan operasional Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) Gunung Botak.

Peresmian ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan simbol lahirnya era pengelolaan pertambangan yang legal, aman, dan berkeadilan bagi masyarakat lokal.

Fajar Baru bagi Penambang Lokal
Langkah strategis ini menandai komitmen Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten Buru dalam menata sektor pertambangan yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi ribuan warga.

Dengan diterbitkannya izin operasional WPR, kini para penambang rakyat memiliki payung hukum yang kuat untuk menjalankan aktivitasnya secara bertanggung jawab.

Dalam sambutannya, Gubernur Maluku menegaskan bahwa WPR Gunung Botak harus menjadi model pengelolaan pertambangan yang mengedepankan kesejahteraan rakyat sekaligus kelestarian lingkungan.

“Hari ini kita tidak hanya meresmikan lokasi tambang, kita meresmikan masa depan baru bagi masyarakat Buru.

Dengan legalitas ini, kita pastikan setiap tetes emas yang dihasilkan memberikan manfaat nyata bagi ekonomi keluarga, dengan tetap memperhatikan kaidah penambangan yang baik dan benar (Good Mining Practice),” ujar Gubernur di hadapan ratusan warga yang hadir.

Sinergi 10 Koperasi: Pilar Ekonomi Rakyat”!!

Momentum ini semakin luar biasa dengan keterlibatan 10 Koperasi besar di Maluku yang secara resmi dipercaya untuk mengelola operasional di wilayah tersebut.

Sinergi ini merupakan langkah revolusioner untuk memangkas rantai mafia tambang dan memastikan bahwa hasil bumi Gunung Botak benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anggota koperasi dan masyarakat luas.

Ke-10 koperasi tersebut diproyeksikan akan menjadi motor penggerak ekonomi, memberikan pembinaan teknis, serta memastikan standar keselamatan kerja bagi para penambang anggota koperasi di lapangan.

Harapan Baru untuk Buru
Kapolres Buru, Dandim, serta jajaran Forkopimda yang hadir dalam peresmian tersebut menyatakan dukungan penuh terhadap proses transisi menuju operasional legal ini. Sinergi ini diharapkan menjadi titik balik bagi stabilitas keamanan dan peningkatan taraf hidup masyarakat di sekitar Gunung Botak.

Acara yang berlangsung khidmat dan meriah ini ditutup dengan prosesi adat sebagai bentuk penghormatan terhadap tanah leluhur, disusul dengan peninjauan lokasi yang akan segera menjadi pusat aktivitas ekonomi rakyat yang tertib, modern, dan berkelanjutan.

Gunung Botak kini bukan lagi sekadar nama, ia adalah harapan yang telah menemukan bentuknya.(TIM – 01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.