Hilang Misterius! Puluhan Juta Rupiah Tabungan Nasabah BRI Namlea Menguap”

oleh -1519 Dilihat
oleh

Namlea – Radarnasionalnews.com – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, kembali menjadi sorotan tajam setelah muncul dugaan hilangnya dana simpanan salah seorang nasabah sebesar Rp 58 juta. Kasus ini menambah panjang daftar permasalahan dana nasabah yang raib dan memicu kekecewaan publik, terutama karena sikap Bank BRI Cabang Namlea yang terkesan lepas tangan dan tidak menunjukkan itikad baik untuk bertanggung jawab penuh.

Seorang nasabah atas nama Asna Lakui (39) ialah warga Desa Persiapan Wamsait, kec Wailata,kab Buru. melaporkan bahwa dana tabungannya senilai Rp 58 juta mendadak hilang dari rekening tanpa adanya transaksi yang ia lakukan atau setujui.

Lakui telah menyampaikan hal tersebut Kepada media ini di Namlea, Sabtu, (1/11), Asna mengisahkan, kasus ini bermula pada September 2025, ketika ia menyimpan uang sebesar Rp 108.427.000 di rekening BRI miliknya. Tak lama berselang, ia menarik sebagian dana sebesar Rp 50 juta. Namun, tanpa transaksi lanjutan, saldo rekeningnya tiba-tiba tersisa hanya Rp 500.000. Menyadari kejanggalan tersebut, Asna segera mendatangi kantor BRI Cabang Namlea untuk meminta penjelasan.tetapi dari Sikap pihak BRI Cabang Namlea Dikecam: Dugaan ‘Cuci Tangan’

Alih-alih memberikan solusi cepat dan menjamin keamanan dana nasabah, pihak BRI Cabang Namlea diduga memberikan penjelasan yang mengecewakan dan cenderung menyalahkan nasabah.

“Kami sudah lapor, tapi jawabannya tidak memuaskan. Mereka terkesan ‘cuci tangan’, mengarahkan bahwa ini mungkin kelalaian kami dalam menjaga data pribadi, atau bahkan terkesan mengabaikan total,” ujar Lakui seorang Nasabah Bank BRI dengan nada kecewa.

Dugaan “cuci tangan” ini kian kuat karena pihak bank dikabarkan belum memberikan kejelasan mengenai hasil investigasi internal, padahal kerugian yang dialami nasabah cukup signifikan dan sudah dilaporkan ke pihak Bank BRI tetapi sampai saat ini tidak ada kejelasan yang pasti.,,

Kasus ini sontak memunculkan pertanyaan serius mengenai standar keamanan perbankan di BRI Cabang Namlea. Jika dana nasabah bisa raib hingga puluhan juta tanpa sepengetahuan pemilik rekening, maka sistem perlindungan data dan transaksi di bank tersebut patut dipertanyakan.

“Bagaimana mungkin uang kami yang dititipkan di bank pelat merah bisa hilang begitu saja? Kami minta pertanggungjawaban penuh dari BRI Cabang Namlea. Jangan hanya bisa menghimbau nasabah, tetapi ketika terjadi masalah malah lari dari tanggung jawab.,,

Asna Lakui mendesak pihak Bank BRI Kantor Pusat dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar segera turun tangan mengusut tuntas kasus ini. Bukan hanya mengembalikan dana nasabah yang hilang, tetapi juga menindak tegas jika ditemukan adanya kelalaian atau bahkan dugaan keterlibatan oknum internal yang memicu raibnya dana
sebesar Rp. 58 juta.,,

Hingga berita ini diturunkan, karena belum berhasil mendapatkan tanggapan resmi dan rinci dari Pimpinan BRI Cabang Namlea terkait langkah konkret yang akan diambil untuk menyelesaikan kerugian nasabah sebesar Rp 58 juta.

Kasus ini diharapkan tidak berakhir sebagai catatan hitam di mana bank besar dengan mudahnya melepaskan tanggung jawab atas kerugian finansial yang dialami oleh nasabahnya.(DS.07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.