Semangat “Rumah Allah” Membumbung di Batabual: Batu Pertama Masjid Awaludin Waiula Resmi Diletakkan!

oleh -808 Dilihat
oleh

Namlea – Radarnasionalnews.com-
Deru doa dan gema selawat memecah keheningan pagi di Waiula Rumah Tiga, Desa Ilath, Kecamatan Batabual. Kamis (15/01/2026), tepat pukul 06.00 WIT, sebuah sejarah baru dimulai. Di atas lahan seluas 30 \times 35 meter persegi, batu pertama Masjid Awaludin diletakkan sebagai simbol tegaknya peradaban spiritual masyarakat setempat.

Keyakinan di Tengah Keterbatasan
Meski material utama seperti semen dan besi masih tertahan di Kota Namlea, tekad panitia dan warga tak goyah.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Bahtar Talessy, Ketua Panitia menegaskan bahwa membangun “Rumah Allah” tidak bisa menunggu segalanya sempurna.

“Dalam keadaan yang tidak bisa dipaksakan, kami tetap melangkah. Kami yakin, pintu rahmat akan terbuka bagi siapa saja yang ingin menyumbang demi tegaknya rumah Allah ini,” tegas Bahtar dengan nada optimis.

Dukungan Adat dan Pemerintah Desa Kepala Adat Masbait, Bapak Jen Masbait, menyatakan harapannya agar pembangunan ini menjadi pemersatu warga. Senada dengan itu, Kepala Desa Ilath, Lutfi Masbait, secara jujur mengakui bahwa tantangan terbesar ada pada anggaran.

Namun, ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan para donatur untuk bergerak bersama.
“Kami belum bisa memastikan kapan rampung karena semua bergantung pada ketersediaan anggaran. Namun, harapan kami besar agar proses ini lancar tanpa kendala. Sedikit bantuan dari donatur akan sangat berarti,” ujar Lutfi saat diwawancarai awak media.

Momen Haru: Tarian Syahwat dan Pengecoran Perdana
Suasana berubah menjadi emosional usai prosesi peletakan batu pertama oleh Para tetua adat, tokoh agama.tokoh masyarakat,!!

Kini pemuda telah menyambut momentum ini dengan Tarian Syahwat, sebuah tarian tradisional yang melambangkan rasa syukur dan persatuan.

Meski diliputi perasaan “suka dan duka” karena perjuangan panjang membangun masjid ini, antusiasme warga justru membakar semangat kerja bakti.

Terbukti, sebanyak 30 titik pengecoran “Kaki Ayam” berhasil diselesaikan pada hari yang sama berkat gotong royong warga Desa Ilath dan desa-desa tetangga.
Struktur Kepanitiaan & Kehadiran patah tokoh tokoh.

Pembangunan ini dikomandoi oleh barisan panitia yang solid:
Ketua: Ridwan Koedubun (Berkomitmen menuntaskan amanah hingga selesai).
Sekretaris: Munchir Tomia.
Bendahara: Irma Mahulete.
Acara ini turut dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Desa Ilath (Pak Rahmin), Babinsa, Hatip Samsudin Takimpo, serta Kepala Desa Batu Jungku, yang memberikan dukungan penuh bagi suksesnya pembangunan Masjid Awaludin. Pewarta: Kamel Definubun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.