PROPAGANDA MASUK ANGIN DI BUMI BUPOLO”!! Sandiwara Murahan Jadikan Pak Dewa Tumbal Sianida”!!

oleh -35 Dilihat
oleh

WAEAPO – Radarnasionalnews.com –
Berdasarkan investigasi mendalam yang dibongkar tanpa ampun oleh tim di lapangan, sebuah fakta mencengangkan dan menjijikkan kembali tersaji terang-terangan di Bumi Bupolo, Kabupaten Buru!

Tudingan yang diarahkan kepada Pak Dewa sebagai penjual atau pemasok sianida adalah sebuah halusinasi tingkat tinggi—skenario busuk yang sengaja diproduksi untuk mengalihkan pandangan publik.

Bagaimana mungkin akal sehat bisa menerima, ketika puluhan  tong ilegal bertebaran masif mulai dari Desa Wabloi, Dava, Widit, Waelo, sampai Unit 11—yang semuanya terang-terangan menggunakan sianida—namun hanya satu nama, yaitu Pak Dewa, yang terus-menerus disudutkan?

Bukan hanya itu, para pemilik bak rendaman mulai dari Tanah Merah sampai ke Anahoni area Sagu-Sagu juga terbukti brutal melakukan pemutaran bak menggunakan sianida. Lalu, mengapa tuduhan mencekam ini hanya diarahkan secara keji ke satu nama?

Pertanyaan Menohok untuk Penegak Hukum: Kenapa Hukum Tumpul ke Atas dan Tajam ke Pak Dewa?

Semua pihak yang mengaku sebagai pemburu berita kini berlomba-lomba menekan kepolisian mulai dari pusat hingga ke daerah untuk memeriksa Pak Dewa. Ini adalah langkah yang sangat memalukan dan berbau pesanan!

Pertanyaan besar yang menghujam jantung keadilan hari ini ditujukan langsung secara tegas kepada Kapolda Maluku dan Kapolres Buru”!!

Jika sekian banyak nama pemilik tong ilegal dan bak rendaman di lapangan sudah jelas beroperasi bebas menggunakan sianida, kenapa tidak dikejar dan ditindak sesuai hukum yang berlaku?

Kenapa hukum tumpul ke atas dan tajam hanya ke bawah?

Sementara puluhan penguasa modal dan pemilik tong melenggang kangkung tanpa hambatan, Pak Dewa justru terus-menerus dijadikan kambing hitam oleh para pemangsa yang sedang kelaparan dan kehausan sensasi.

“Masuk Angin”: Menyembunyikan Ratusan Nama Demi Angin Segar?

Aktivitas tong dan bak rendaman beroperasi tanpa tersentuh dari Desa Wabloi sampai Anahoni area Sagu-Sagu. Pertanyaannya: dari mana sianida yang mereka gunakan itu berasal?

Jangan-jangan, para pemburu berita yang gemar menyerang ini sudah “masuk angin” akibat cipratan angin segar dari para pengusaha tong dan pemilik bak rendaman ber-sianida?

Wajar saja jika ratusan nama pelaku asli sengaja disembunyikan rapat-rapat demi melindungi para penyandang dana di balik layar!

Ini sangat lucu dan memalukan Hanya satu nama yang dijadikan tumbal untuk menyembunyikan puluhan hingga ratusan nama pengedar CN (Cyanide) yang sebenarnya.

Bau busuk propaganda ini adalah bentuk pembunuhan karakter yang sangat fatal—sebuah jalan pintas untuk mengumbar kebencian dan merusak nama baik orang lain tanpa berpikir panjang.

Desakan Tegas Tim Investigasi
Melihat carut-marut dan persekongkolan busuk ini, Radarnasionalnews secara tegas mendesak Kapolda Maluku dan Kapolres Buru untuk segera mengambil langkah nyata”!!

Sikat Habis Tanpa Pandang Bulu”!!

Segera lakukan penindakan hukum secara tegas terhadap seluruh pemilik tong dan seluruh pemilik bak rendaman di Desa Wabloi, Dava, Widit, Waelo, Unit 11, Tanah Merah, hingga Anahoni area Sagu-Sagu yang menggunakan sianida.

Bongkar Jaringan Pemasok Asli: Usut tuntas dari mana asal-usul pasokan sianida ilegal yang selama ini menghidupkan puluhan  tong dan ratusan bak rendaman tersebut.yang bertebaran mulai dari area tanah merah sampai ke anahoni area sagu”!!

Uji Obyektivitas Penegakan Hukum

Jangan jadikan tekanan publik pesanan yang sarat kepentingan “masuk angin” sebagai dasar untuk menghakimi orang yang tidak bersalah.

Radarnasionalnews tidak akan pernah berhenti membongkar tirai misteri dan jaringan busuk ini sampai ke akar-akarnya! Kebenaran tidak boleh dikalahkan oleh uang dan propaganda murahan! (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.