Operasi Antik Salawaku 2026: Sinergi Kuat Polres Buru, BNNK, dan POM AD Gempur Tempat Hiburan Malam Demi Bumi Bupolo yang Bersih dari Narkoba”!!

oleh -9 Dilihat
oleh

Namlea – Radarnasionalnews.com –  Komitmen tegas ditunjukkan oleh aparat penegak hukum di Kabupaten Buru. Demi menjaga keamanan, ketertiban, serta menyelamatkan generasi bangsa dari cengkeraman barang haram”!!

Tim Gabungan Operasi Antik Salawaku 2026 turun gunung menggelar razia besar-besaran dan tes urin mendadak di jantung kota Namlea.

Operasi berskala masif ini tidak main-main. Polres Buru berkolaborasi erat dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Buru dan Polisi Militer Angkatan Darat (POM AD) menyisir sejumlah titik rawan, mulai dari tempat hiburan malam hingga hotel dan penginapan.

Sasaran Utama: Titik Keramaian Malam Namlea”! Dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Buru, IPTU Dede Samsi Rifai, S.H., tim gabungan bergerak taktis menyasar pusat-pusat keramaian malam di Desa Namlea, Kecamatan Namlea.

Deretan tempat hiburan malam populer yang tak luput dari pemeriksaan ketat meliputi:
Kafe 69,Kafe LL,Kafe Royal
Kafe New,”!! Tak hanya tempat hiburan malam, jaring pengaman Operasi Antik Salawaku 2026 juga merambah ke sektor akomodasi publik.

Tim gabungan secara mendadak mendatangi Hotel Kainawa dan Penginapan Caca untuk melakukan pemeriksaan identitas sekaligus tes urin bagi para tamu yang menginap.

Hasil Menggembirakan: 32 Orang Dinyatakan Negatif!

Di tengah suasana yang menegangkan namun humanis, sebanyak 32 orang yang terdiri dari 15 pria dan 17 wanita—meliputi pengunjung, pelayan kafe, hingga tamu hotel—diwajibkan menjalani tes urin di tempat.

Catatan Positif: Berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang teliti di lokasi, seluruhnya dinyatakan negatif dari kandungan narkotika.

Hasil ini mencerminkan tingginya kesadaran dan kewaspadaan masyarakat Namlea terhadap bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Pesan Tegas: Narkoba Musuh Bersama!

Di sela-sela kegiatan razia, IPTU Dede Samsi Rifai bersama Kepala BNNK Buru, Ibu Lulu Assagaf, memanfaatkan momen tersebut untuk menyapa langsung masyarakat, pengunjung, dan para pekerja malam. Keduanya memberikan edukasi serta imbauan humanis namun tegas.

Petugas mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkotika bukan sekadar pelanggaran hukum yang berujung pada jeruji besi, melainkan bom waktu yang merusak kesehatan fisik, mental, masa depan individu, hingga tatanan sosial masyarakat.

Wujud Nyata Kolaborasi Lintas Instansi

Operasi Antik Salawaku 2026 menjadi bukti nyata soliditas sinergi antara Polres Buru, BNNK Buru, dan POM AD. Langkah proaktif ini dirancang khusus untuk mempersempit ruang gerak para bandar dan pengedar narkotika, sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Buru tetap kondusif, aman, dan terkendali.

Mari Bergabung dalam Gerakan #BuruBebasNarkoba!

Melalui momentum ini, Polres Buru mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Buru untuk tidak tinggal diam. Perang melawan narkoba adalah tanggung jawab kita bersama.

Tingkatkan Kepedulian: Jaga keluarga dan lingkungan terdekat dari ancaman narkoba.

Berani Lapor: Segera informasikan kepada pihak berwenang jika mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan atau peredaran gelap narkotika di sekitar Anda.

Bersama kita wujudkan lingkungan yang sehat, aman, dan bersih dari narkoba! (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.