MEMBANGUN ASA DI DESA KAKI AIR”Ketika Keringat Prajurit TNI Menjelma Menjadi Jembatan Harapan”!!

oleh -26 Dilihat
oleh

Namlea – Radarnasionalnews.com –
Di bawah terik matahari Pulau Bupolo, derap langkah tegap bersatu dengan riuh semangat gotong royong.

Tanah Kabupaten Buru kembali menjadi saksi bisu betapa kuatnya ikatan batin antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan rakyat.

Senin, 3 Agustus 2026, bukan hari yang biasa bagi warga Desa Kaki Air, Kecamatan Teluk Kaiely. Hari itu, asa yang telah lama dinantikan mulai diletakkan fondasinya secara nyata melalui aksi gerak cepat pembangunan Jembatan Gantung.

Kekuatan Sinergi Ketika Dua Satuan Menyatukan Tekad”!!

Bukan sekadar proyek fisik biasa, pembangunan sarana penyeberangan vital ini adalah wujud nyata bakti tanpa batas.

Sebanyak 12 prajurit tangguh diterjunkan langsung ke medan karya, melebur bersama warga dalam balutan semangat Karya Bakti TNI.

Pasukan gabungan ini terdiri dari putra-putra terbaik bangsa yang siap berdarah-darah demi kemaslahatan masyarakat”
7 Personil Kodim 1506/Namlea” Dipimpin langsung oleh Peltu Ardian, bersama Serka Umar Baspoty, Sertu Ramli Wael, Sertu M. Munir, Sertu Arif Hentihu, Sertu Muhajir Ngabalin, dan Serda Riyanto.

5 Personil Yonif TP 821/Bupolo” Diperkuat oleh Serda Rudev Rewy, Serda Herman Warahuwena, Pratu Kalep Oktofianus Asmuruf, Pratu Gustam, dan Prada Sahrul Gunawan Bin Basso.

Dengan cangkul di tangan dan keringat yang bercucuran, para prajurit ini bahu-membahu dengan penuh dedikasi. Fokus utama hari itu adalah penggalian pondasi utama jembatan serta pemuatan material pendukung agar konstruksi berdiri kokoh menantang zaman.

Lebih dari Sekadar Kayu dan Besi”! Sebuah Bentang Harapan
Bagi masyarakat Desa Kaki Air, jembatan gantung ini kelak bukanlah sekadar tumpukan kayu, baja, dan tiang penyangga. Ia adalah nadi kehidupan baru”!!

“Jembatan ini adalah jembatan harapan. Ia akan memangkas jarak, mempermudah aksesibilitas anak-anak pergi ke sekolah, mempercepat mobilitas warga, dan yang terpenting: mendongkrak roda perekonomian masyarakat Desa Kaki Air.”

Selama ini, keterbatasan infrastruktur penyeberangan menjadi tantangan tersendiri bagi warga setempat. Namun, kehadiran TNI di tengah-tengah mereka membuktikan bahwa negara selalu hadir hingga ke pelosok negeri, merajut asa dan membuka isolasi wilayah.

Apresiasi Setinggi-Tingginya untuk Sang Penjaga Negeri
Aksi nyata ini layak mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya. Di saat senyap tugas pengabdian, para prajurit TNI terus membuktikan bahwa senjata mereka bukan hanya untuk menjaga kedaulatan, tetapi juga cangkul dan palu untuk membangun kesejahteraan rakyat.

TNI Hadir Untuk Rakyat! 🇮🇩💪
#TNIAD #Kodim1506Namlea #YonifTP821Bupolo #KaryaBaktiTNI #PembangunanJembatan #KabupatenBuru #TelukKaiely #DesaKakiAir #TNIManunggalRakyat #BeritaTNI#(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.