Ma’atenu Pakapita Pelauw Dihadiri Bupati Ikram Umasugi, Jadi Magnet, Baru

oleh -329 Dilihat
oleh

Namlea – Radarnasionalnews.com Suasana semarak dan penuh kebanggaan menyelimuti Desa Pelauw, Kabupaten Buru, saat event budaya tiga tahunan Ma’atenu Pakapita kembali digelar. Puncak kemeriahan semakin terasa dengan kehadiran langsung Bupati Buru, Ikram Umasugi, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Buru, Ny. Mohra Umasugi.

Event Ma’atenu Pakapita, yang dikenal sebagai salah satu warisan budaya penting di Pelauw, sukses memukau ratusan warga yang antusias berkumpul.

Acara ini bukan sekadar tontonan, tetapi merupakan ritual adat yang sarat makna, menampilkan berbagai prosesi, tarian, dan nyanyian tradisional yang diwariskan secara turun-temurun.

pada Pelestarian budaya Adat
Kehadiran Bupati Ikram Umasugi pada Selasa, 4 November 2025 ini menegaskan komitmen serius Pemerintah Kabupaten Buru dalam melestarikan kekayaan adat dan budaya daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Buru
Umasugi telah menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Desa Pelauw yang telah menjaga tradisi ini tetap hidup.

“Ma’atenu Pakapita adalah cerminan dari jati diri dan akar sejarah kita. Ini adalah aset tak ternilai yang harus kita jaga bersama,” ujar Bupati Ikram Umasugi.

“Pemerintah daerah akan terus mendukung setiap upaya pelestarian budaya, karena dari sinilah kita memperkuat identitas dan memajukan sektor pariwisata kita.”

Umasugi juga menekankan bahwa kegiatan budaya semacam ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal, menarik wisatawan dan memperkenalkan pesona Kabupaten Buru ke kancah yang lebih luas.

Ma’atenu Pakapita berlangsung meriah, menampilkan eksotisme budaya dengan tata busana adat yang memukau dan irama musik tradisional yang khas. Acara ini menjadi panggung bagi generasi muda Pelauw untuk menunjukkan kecintaan mereka terhadap warisan leluhur.

Para pengunjung, termasuk pejabat daerah lainnya dan tokoh adat, terlihat menikmati setiap rangkaian acara, mulai dari prosesi penyambutan hingga penampilan puncak.

Partisipasi aktif Bupati dalam menyapa warga dan berinteraksi dengan tokoh adat menambah kehangatan dan keakraban dalam perayaan akbar ini.

Kehadiran Bupati Ikram Umasugi di tengah-tengah masyarakat Pelauw untuk merayakan Ma’atenu Pakapita menjadi momentum penting yang tidak hanya mengukuhkan tali silaturahmi, tetapi juga memberikan motivasi besar bagi pelestarian budaya di seluruh Kabupaten Buru. (DS – 07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.