Kolaborasi Emas Pemuda dan Pemerintah: Tari Cefal Geba Mua Kabupaten Buru

oleh -1371 Dilihat
oleh

NAMLEA-Radarnasionalnews.com- Sebuah angin segar bertiup di kancah seni dan budaya Kabupaten Buru. Tari tradisional Cefal Geba Mua, warisan leluhur yang penuh makna, berhasil dipentaskan secara memukau dalam acara penutup “Gelar Karya Workshop Tari Cefal Geba Mua”.

Acara ini menjadi bukti nyata kesuksesan kolaborasi antara semangat penggiat seni muda dan dukungan penuh institusi pemerintah.

Workshop prestisius ini merupakan gagasan cemerlang dari penggiat seni muda berbakat, Feni Ayu Lestari, S.E., yang berhasil mendapatkan pendanaan melalui Program Bantuan Dana Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan (FPK) dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XX Provinsi Maluku.

Apresiasi BPK.,Komitmen Buru dalam Pemajuan Kebudayaan
Gelar Karya yang diadakan di Namlea ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, menunjukkan dukungan multi-pihak terhadap upaya pelestarian budaya.

Turut hadir perwakilan dari BPK Wilayah XX Provinsi Maluku, Bapak Marching Tahalatu, S.Ds., bersama Bapak Yunus Lattuputy, Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buru, Kepala Bidang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Desa Namlea, serta kepala sekolah SMA/SMK se-Kecamatan Namlea, pelaku seni, dan tokoh adat.

Dalam sambutannya yang penuh semangat, Bapak Marching Tahalatu secara khusus menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya.Kami dari BPK Wilayah XX menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-
tingginya kepada Kepala Bidang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buru, Bapak Erwin S. Prihartanto, S.Pd., M.Pd., yang telah menunjukkan inovasi dan komitmen kuat dalam membangun kolaborasi dengan BPK Wilayah XX. Komitmen ini sangat vital dalam upaya pemajuan kebudayaan di Maluku, khususnya di Pulau Buru.”

Pernyataan ini menegaskan bahwa keberhasilan acara ini adalah buah dari sinergi positif antara inisiatif masyarakat yang diwakili oleh Feni Ayu Lestari, dan dukungan kebijakan pemerintah daerah serta BPK.

Dari Workshop Menjadi Pementasan Spektakuler Para peserta workshop, yang terdiri dari generasi muda Buru, tampil membawakan Tari Cefal Geba Mua dengan penuh penghayatan, membuktikan bahwa warisan budaya ini telah berpindah tangan dengan baik. Tarian yang sarat filosofi lokal ini ditampilkan secara otentik, menjadi penutup yang berkesan dan mendapatkan sambutan meriah.

Feni Ayu Lestari, S.E., sang inisiator, berharap kegiatan ini dapat menjadi pemantik bagi anak-anak muda Buru lainnya. “Dana FPK dari BPK adalah jembatan. Tugas kami, para pemuda, adalah berjalan di atas jembatan itu untuk menjangkau dan merangkul kembali identitas budaya kita, salah satunya melalui Tari Cefal Geba Mua,” ujarnya.

Keberhasilan Gelar Karya Workshop Tari Cefal Geba Mua Kabupaten Buru ini menjadi contoh nyata bahwa dengan semangat kolaborasi antara pemuda, pelaku seni, dan pemerintah, kekayaan budaya daerah akan terus hidup, lestari, dan mampu bersinar di panggung nasional.(DS – 07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.