KAPOLRES AKBP ANDI ZULKIFLI DIDUGA “MASUK ANGIN”, TAMBANG ILEGAL GUNUNG NONA DIOBRAK-ABRIK EKSKAVATOR”!!

oleh -21 Dilihat
oleh

Namlea – Radarnasionalnews.com –
Hari/Tanggal: Rabu, 7 Oktober 2026″!! Bencana Ekologis di Depan Mata, Aparat Justru Tutup Mata Hukum di Kabupaten Buru dipertanyakan!

Berdasarkan hasil investigasi lapangan mendalam yang dilakukan oleh tim media Radar Nasional News pada hari ini, Rabu (7/10/2026), ditemukan berbagai keganjalan serta fakta-fakta mengejutkan dan penuh ketimpangan di wilayah pertambangan ilegal Gunung Nona.

Kawasan tersebut kini bukan lagi sekadar tambang rakyat manual, melainkan telah disulap menjadi zona kehancuran total akibat amukan alat berat jenis ekskavator.

Ekosistem alam dirusak secara brutal, hutan dibabat, dan lingkungan sekitar berada di ambang kehancuran total yang mendatangkan ancaman bencana fatal bagi keselamatan masyarakat luas.

Pertanyaan Menohok”Bagaimana Ekskavator Bisa Lolos Bebas?

Tim investigasi melayangkan kecaman tajam dan mendesak Kapolres Buru, AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M. untuk tidak pura-pura tuli dan buta. Sebuah pertanyaan besar dan telak dialamatkan langsung kepada sang perwira”!!

“Bagaimana mungkin alat berat berukuran raksasa seperti ekskavator bisa melenggang kangkung dengan bebas masuk ke dalam kawasan tambang emas ilegal Gunung Nona tanpa tersentuh hukum?!”

Mustahil alat-alat berat tersebut bisa beroperasi secara masif jika tidak ada pembiaran, kelalaian fatal, atau “restu terselubung” dari pihak yang memiliki kewenangan menjaga keamanan wilayah hukum setempat.

Aroma Suap dan Aliran Dana Haram Mafia Tambang
Kesabaran tim investigasi Radar Nasional News kini telah habis.

Jika dalam waktu dekat pihak Polres Buru di bawah komando AKBP Andi Zulkifli tidak segera mengambil tindakan nyata untuk mengosongkan kawasan Gunung Nona serta menyeret para cukong tambang ilegal, maka kesimpulan publik sudah bulat.

Dugaan Keras: Tim investigasi menegaskan kecurigaan bahwa aliran uang haram dari para mafia tambang ilegal telah mengalir deras masuk ke kantong oknum di Polres Buru.

Hilangnya Nyali kepolisian resor polres Buru”!! Inilah alasan utama mengapa jajaran Polres Buru mendadak impoten dan tidak punya nyali sedikit pun untuk menindak para perusak alam yang berlindung di balik sindikat kejahatan berkedok ekonomi.

Ultimatum Terakhir untuk Polres Buru”!!Ini adalah peringatan keras terakhir bagi Kapolres Buru AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M. Segera kosongkan dan bersihkan Gunung Nona dari cengkeraman ekskavator mafia tambang atau hadapi gelombang desakan evaluasi total atas komando kepolisian di wilayah hukum Buru!

Langkah tegas seperti apa yang seharusnya diambil oleh Kapolda Maluku untuk menguji integritas Kapolres Buru dalam menghadapi sindikat tambang ilegal yang merusak lingkungan ini? (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.