Namlea – Radarnasionalnews.com –
Di bawah langit pagi Pulau Buru yang cerah, derap langkah tegap dan semangat kebangsaan bergemuruh di halaman Kantor Bupati Buru, Jalan Danau Rana No. 01, Kamis (1/10/2026).
Tepat di Hari Kesaktian Pancasila, jajaran TNI, Polri, Brimob, Satpol PP, ASN, hingga para pelajar bersatu padu dalam barisan yang kokoh, membuktikan bahwa jiwa patriotisme tetap menyala terang di Bumi Bupolo.
Upacara khidmat yang dimulai pukul 07.00 WIT ini dipimpin langsung oleh Bupati Buru, Ikram Umasugi, S.E. Dalam amanatnya yang membakar semangat, beliau mengingatkan bahwa peringatan ini jauh melampaui sebuah agenda seremonial belaka. Ini adalah panggilan jiwa untuk merawat rumah besar Indonesia.
“Pancasila adalah jati diri bangsa yang harus kita pegang teguh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat sinergi dan persatuan demi kemajuan daerah tercinta,” seru Bupati Buru di hadapan seluruh peserta upacara.
Sinergi Kuat TNI dan Pemerintah Menjaga Ideologi Bangsa
Kehadiran Komandan Kodim (Dandim) 1506/Namlea, Letkol Inf Heribertus Purwanto, S.I.P., M.I.P., bersama unsur Forkopimda menjadi simbol nyata solidnya sinergi antara aparat pertahanan dan pemerintah daerah.
Usai upacara, Dandim 1506/Namlea memberikan penekanan mendalam mengenai urgensi pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila di tengah dinamika zaman yang terus berubah.
Pancasila sebagai Pedoman, Bukan sekadar dasar negara di atas kertas, melainkan kompas moral dalam setiap langkah kehidupan sehari-hari warga negara.
Estafet Generasi Muda,Dandim secara khusus menyoroti peran strategis pemuda sebagai pemegang kendali masa depan bangsa yang wajib memahami sejarah dan mengakar pada nilai-nilai Pancasila.
“Mari kita perkuat komitmen bersama untuk menjaga nilai-nilai Pancasila demi keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya bagi generasi muda sebagai penerus estafet kepemimpinan,” tegas Letkol Inf Heribertus Purwanto dengan penuh khidmat.
Ditutup dengan Doa untuk Keutuhan NKRI”!!
Rangkaian upacara yang berlangsung dengan tertib, aman, and lancar ini ditutup dengan prosesi doa bersama. Alunan doa yang dipanjatkan menjadi simbol pengharapan kolektif, agar nilai-nilai luhur Pancasila senantiasa menjadi perisai dan penuntun dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dari Namlea, Kabupaten Buru, gema Kesaktian Pancasila hari ini mengirimkan pesan kuat ke seluruh penjuru negeri: Bersatu kita teguh, Pancasila abadi”!!(tim)









