Gebrakan Kapolda “Profesor” di Bumi Bupolo: Irjen Dadang Hartanto Turun Gunung ke Polres Buru…!!

oleh -300 Dilihat
oleh

Namlea – Radarnasionalnews.com –
Angin kencang di Bandara Namniwel, Desa Sawa, menjadi saksi bisu mendaratnya rombongan elit Kepolisian Daerah Maluku pada Selasa (20/01). Bukan kunjungan biasa, Kapolda Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., memimpin langsung “pasukan” pejabat utamanya untuk membedah situasi keamanan di wilayah hukum Polres Buru.

Kunjungan ini menegaskan komitmen sang Jenderal bergelar Profesor tersebut dalam memastikan stabilitas di wilayah berjuluk Bumi Bupolo.

Penyambutan Hangat di Gerbang Namlea Tepat pukul 12.00 WIT, ketegangan formalitas mencair saat Kapolda dan Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, Ny. Vitri Dadang Hartanto, disambut dengan tarian adat yang ritmis dan penyematan kain Lestari.

Tradisi ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol penerimaan tulus masyarakat Buru terhadap pemegang tongkat komando tertinggi Polri di Maluku tersebut.

Di barisan penjemput, tampak sinergi kuat antara Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, bersama jajaran Forkopimda mulai dari Wakil Bupati hingga Ketua DPRD, menunjukkan bahwa keamanan Buru adalah kerja kolaborasi, bukan sekadar tugas sektoral.

Setibanya di Mako Polres Buru, disiplin tinggi terpancar dari laporan situasi kamtibmas yang lugas dan jajar hormat personel Samapta. Namun, di balik ketegasan tersebut, Irjen Dadang menunjukkan sisi humanisnya.

Sebelum memulai agenda strategis, sang Jenderal menyempatkan diri bersujud di Masjid Ar-Ri’aayah untuk menunaikan ibadah salat Dzuhur
sebuah potret pemimpin yang tetap membumi di tengah tugas negara yang berat.

Aksi Nyata: 500 Paket Sembako untuk Rakyat Puncak ketajaman kunjungan ini bukan pada retorika, melainkan pada aksi sosial yang menyentuh akar rumput. Di tengah tantangan ekonomi,

Kapolda Maluku bersama Ny. Vitri Dadang Hartanto menyalurkan bantuan sosial (Bansos) kepada 500 warga.

Penerimanya dipilih dengan silet presisi: mereka yang benar-benar membutuhkan—para warakawuri, janda, anak yatim, hingga masyarakat prasejahtera dari 10 kecamatan dan 82 desa di pelosok Buru.

“Ini bukan sekadar pemberian, tapi pesan bahwa Polri hadir di tengah kesulitan rakyat,” ungkap salah satu sumber di lokasi.

Kunjungan ini Penting?
Hadirnya “gerbong” lengkap mulai dari Irwasda, Karo SDM, Dansat Brimob, hingga Dir Krimsus dan Dir Narkoba memberikan sinyal kuat bahwa Polda Maluku tidak main-main dalam melakukan supervisi. Kehadiran para petinggi reserse dan operasional ini mengindikasikan adanya evaluasi mendalam terhadap penegakan hukum dan penguatan personel di wilayah Polres Buru.

Kunjungan kerja ini bukan hanya soal tatap muka, melainkan sebuah pernyataan sikap: Negara hadir, Polri siaga, dan masyarakat Buru terlindungi.!! (Tim-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.