Forum Konsultasi Publik KLHS RPJPD Harus Berpihak untuk Masyarakat Bursel 

oleh -707 Dilihat
oleh

Namrola-Radarnasionalnews.Com-Bupati Bursel, Safitri Malik Soulissa berharap Forum Konsultasi Publik I Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) diharapkan mampu melahirkan KLHS RPJPD Kabupaten Buru Selatan tahun 2025-2045 yang berpihak kepada masyarakat Buru Selatan. Hal ini disampaikan Soulisa dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buru Selatan Ruslan Makatita saat membuka kegiatan Forum Konsultasi Publik I Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) yang dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buru Selatan yang dipusatkan di Gedung Sebaguna, kemarin.

Soulisa optimis, dengan adanya masukan dan saran dari berbagai pihak nantinya, program dan kegiatan yang kita rencanakan dalam KLHS RPJPD ini menjadi lebih tepat sasaran.

“Kita ketahui bahwa pemerintah daerah diwajibkan menyusun KLHS untuk RPJP, dengan tujuan untuk menjaga keberlangsungan sumber daya dan menjamin keslamatan, kemampuan, kesejahteraan, serta mutu hidup generasi masa kini serta mutu hidup generasi masa depan dengan tetap memperhatikan prinsip dan tujuan pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya.

Dikatakannya, berdasarkan peraturan pemerintah nomor 40 tahun 2016 tentang tata cara penyelenggaraan kajian lingkungan hidup strategis l adalah rangkaian analisis yang sistematis, menyeluruh, dan partisipatif untuk memastikan bahwa prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam pembangunan suatu wilayah dan atau kebijakan rencana serta program.

“Artinya dalam KLHS ini kita harus lmemastikan bahwa prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan telah memasukan dalam proses penyusunan RPJPD serta meningkatkan kualitas RPJPD sebagai upaya meminimalkan potensi pengaruh negatif dan atau resiko pelaksanaannya terhadap kondisi lingkungan hidup, agar kompleksitas permasalahan pembangunan yang kita jalankan diharapkan bisa terlaksana dengan baik dan lancar,”ujarnya.

Oleh karenanya melalui forum ini, lanjut Soulisa, diharapkan semua pihak dapat memberikan masukan-masukan yang cerdas dan konstruktif bagi pembangunan kabupaten Buru Selatan kedepan. Dimana hasil dari forum ini nantinya kita harapkan mampu melahirkan KLHS RPJDP Kabupaten Buru Selatan tahun 2025-2045 yang berpihak kepada masyarakat Buru Selatan.

“Dengan adanya Konsultasi Publik penyusunan kajian lingkungan strategis rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJDP) Kabupaten Buru Selatan tahun anggaran 2024, semoga partisipasi kita semua mampu melahirkan KLHS RPJPD tahun 2025-2045 yang lebih bermakna dan bermanfaat dalam proses perercanaan daerah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buru Selatan, Syamsul Sampulawa mengatakan, pelaksanan konsultasi publin ini diharapkan dapat menjadi media pembentukan komitmen seluurh stakholder pembangunan dalam keterkaitan dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam tahapan penyusunan perencanaan Rencana Pembangunan Jangka Pannjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Buru Selatan.

Dikatakan, tujuan diselenggarakannya lkegiatan konsultasi publik ini adalah untuk mendapatkan informasi sedetail-detailnya mengenai isu tujuan pembangunan berkelanjutan yang merupakan tujuan strategis di wilayah Kabupaten Buru Selatan.

“Secara umum, tujuan dari kegiatan ini adalah penyepakatan program/kegiatan lprioritas hasil analisa indicator tujuan pembangunan berkelanjutan dan isu-isu strategis yang kemudian akan dituangkan kedalam penandatanganan berita acara kesepakan forum kunsultasi publik sebagai bahan penyusunan dan penyempurnaan dokumen KLHS RPJPD Kabupaten Buru Selatan,” (MG08)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.