Dukung Kesejahteraan Rakyat, Dandim 1506/Namlea Apresiasi Langkah Pemkab Buru Terkait Operasional WPR Gunung Botak”!!

oleh -20 Dilihat
oleh

Namlea – Radarnasionalnews.com –
Komandan Kodim (Dandim) 1506/Namlea, Letkol Inf Heribertus Purwanto, S.I.P., M.I.P., memberikan apresiasi penuh terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten Buru atas terselenggaranya pembukaan persiapan operasional Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di kawasan Gunung Botak, Selasa (9/6/2026).

Langkah strategis yang diinisiasi oleh Bupati Buru, Ikram Umasugi, dan Wakil Bupati Buru, Sudarmo, tersebut dinilai sebagai upaya nyata pemerintah dalam menata sektor pertambangan agar lebih teratur, memiliki kepastian hukum, serta memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat setempat.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati dan Wakil Bupati Buru atas komitmennya dalam mempersiapkan operasional WPR Gunung Botak.

Ini adalah langkah maju untuk menjamin kepastian hukum dan kesejahteraan masyarakat, khususnya para penambang lokal,” ujar Letkol Inf Heribertus Purwanto.

Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa jajaran Kodim 1506/Namlea berkomitmen memberikan dukungan penuh agar proses operasional WPR Gunung Botak dapat berjalan dengan aman, tertib, dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Letkol Inf Heribertus Purwanto juga menyoroti pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dan para penambang yang telah bersikap kooperatif dalam mendukung program pemerintah.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mengelola sumber daya alam yang membawa kemaslahatan bagi warga Kabupaten Buru.

“Harapan kami, dengan adanya WPR ini, masyarakat dapat menambang dengan rasa aman dan kesejahteraan mereka dapat meningkat secara signifikan.

Kami akan terus bersinergi untuk mengawal jalannya program ini demi terciptanya kondusivitas wilayah,” pungkasnya.( TIM – 01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.