BUMI BURU DIJAMAH KESERAKAHAN: TIM INVESTIGASI DESAK KAPOLDA MALUKU & KAPOLRES BURU SIKAT TAMBANG ILEGAL GUNUNG NONA TANPA KOMPROI!

oleh -64 Dilihat
oleh

Namlea – Radarnasionalnews.com –
Kawasan pertambangan emas ilegal di Gunung Nona kini telah berubah wujud menjadi pundi-pundi keserakahan bagi segelintir oknum tak bertanggung jawab. Alih-alih dilindungi, ekosistem alam dan perut bumi dibabat habis secara brutal menggunakan alat berat jenis excavator demi meraup keuntungan pribadi di atas penderitaan masyarakat adat dan lokal Kabupaten Buru.

Menyikapi hal ini, Tim Investigasi Radar Nasional News dengan tegas mendesak Kapolda Maluku serta Kapolres Buru, AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M., untuk segera turun tangan melakukan penindakan dan penyisiran secara menyeluruh tanpa pandang bulu!

“Masuk Angin”? Misteri Puluhan Alat Berat Lolos Tanpa Tersentuh Hukum”!!

Berdasarkan hasil investigasi mendalam di lapangan pada hari ini, Sabtu, 10 Oktober 2026, tim menemukan fakta mencengangkan.

Puluhan alat berat excavator tampak leluasa menggasak kawasan Gunung Nona tanpa ada hambatan berarti.

Pertanyaannya Bagaimana mungkin puluhan alat berat bisa masuk dan beroperasi bebas tanpa diketahui oleh aparat penegak hukum?

Secara logika, mobilisasi alat berat berukuran besar mustahil bisa melenggang kangkung tanpa adanya jalur distribusi khusus. Kondisi ini memunculkan dugaan kuat di kalangan tim investigasi bahwa aparat Kepolisian Resor (Polres) Buru bersama Polsek setempat diduga telah “masuk angin” dan bermain mata dengan para pemodal gelap.

Ketidakberanian aparat mengambil langkah hukum tegas mengindikasikan adanya pembiaran sistematis terhadap perusakan alam ini.

Seret dan Tangkap “Mas. Peto” Tanpa Pandang Bulu”!!

Tim investigasi secara spesifik mengantongi nama-nama pemain yang leluasa merusak alam Buru. Salah satu oknum yang disorot tajam dalam temuan hari ini adalah Mas. Peto, yang diduga kuat turut mengerahkan alat berat excavator untuk mengeruk kekayaan alam di kawasan pertambangan ilegal Gunung Nona.

Tuntutan Tegas Tim Investigasi
Mendesak Kapolda Maluku dan Kapolres Buru AKBP Andi Zulkifli untuk segera menangkap dan memproses hukum oknum atas nama Mas. Peto beserta seluruh pemilik modal yang menggunakan excavator.

Membersihkan kawasan Gunung Nona dari seluruh aktivitas alat berat tanpa terkecuali.

Memeriksa jajaran Polres Buru dan Polsek setempat yang diduga melindungi atau menutup mata atas operasional tambang ilegal tersebut.

Kawal Terus Demi Keadilan Masyarakat Adat”!!

Jika dalam waktu dekat tidak ada tindakan nyata, terukur, dan transparan dari pihak kepolisian, Tim Investigasi Radar Nasional News pastikan tidak akan tinggal diam.

Kasus ini akan terus disuarakan dan dikawal hingga tuntas demi tegaknya keadilan bagi masyarakat adat serta masyarakat lokal di Kabupaten Buru yang hancur ruang hidupnya.

Hukum tidak boleh tumpul ke atas dan tajam ke bawah! Saatnya Kapolda Maluku membuktikan integritasnya di tanah Buru!(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.